Ibra Calon Legenda Barca

..::Thursday, September 24, 2009::..


Barcelona - Zlatan Ibrahimovic memang baru beberapa bulan menetap di Nou Camp. Namun pemain internasional Swedia itu sudah menunjukkan tanda bakal jadi legenda Barcelona. Apa itu?

Ibra didatangkan dari Inter Milan melalui paket transfer yang melibatkan Samuel Eto'o plus uang sebesar 46 juta euro sebagai tombokan. Pemain berusia 27 tahun itu memang diplot untuk menggantikan peran Eto'o sebagai penyerang tengah.


Ibra tak membutuhkan waktu lama untuk menjawab harga tinggi yang melekat padanya. Meski tidak banyak terlibat di sejumlah laga pra-musim karena dibekap cedera, ia langsung tancap gas begitu musim kompetisi dimulai.

Dari empat pertandingan di La Liga yang telah dilakoninya, striker Swedia itu selalu konsisten mencetak satu gol.

Pada laga perdananya, ia berhasil mencetak gol terakhir Barca untuk membenamkan Sporting Gijon 3-0. Di tiga pertandingan selanjutnya ia disebut-sebut sebagai kunci kemenangan Blaugrana lantaran berturut-turut membuka jalan dengan mencetak gol pertama timnya melawan Getafe (2-0), Atletico Madrid (5-2) dan Racing Santander (4-1).

Dan ternyata catatannya tersebut membawanya sejajar atau bahkan melebihi pemain-pemain legenda yang pernah dimiliki Barca.

Para pemain legenda Barca sebelumnya memang memiliki kecenderungan tampil impresif dengan mencetak empat gol di empat laga awal musim. Diantaranya adalah, Johan Cruyff, Romario, Jose Escola, Hristo Stoichkov, Rivaldo dan Eto'o.

Namun diantara nama-nama tersebut tidak ada yang selalu mencetak gol di empat laga awal. Hal itu juga membuat Ibra memecahkan rekor sebagai pemain Los Culés pertama yang konsisten membobol gawang lawan di empat pertandingan di awal musim.

Kini dengan memiliki pertanda serupa dan bahkan menunjukkan grafik yang lebih konsisten, Ibra siap menjadikan dirinya sebagai legenda baru Barca. Musim memang masih sangat panjang begitu juga dengan masa bakti mantan pemain Juventus itu di Nou Camp, jadi masih banyak yang dapat diberikan Ibra untuk Barca. ( detiksport )
...



..::Read more::..

Leeds Tuduh Everton Curi Pemainnya

..::Tuesday, September 08, 2009::..


Leeds - Dihukumnya Chelsea oleh FIFA dalam kasus Gael Kakuta membuka keberanian klub lain memperkarakan masalah serupa. Kini giliran Leeds United yang menuduh Everton mencuri pemainnya.

Dalam sebuah hearing pada hari Senin (7/9/2009), pemilik Leeds Ken Bates menuduh Everton telah mencuri pemainnya yang baru berusia 16 tahun, Luke Garbutt.

"Everton mencuri dari kami. Hari di mana pemain Leeds dicuri dan hanya 'dibayar kacang' sudah selesai. Kami menginginkan kompensasi yang cukup untuk apa yang kami lakukan di akademi," gusar Bates dikutip BBC.


Kasus tentang tudingan 'pencurian' pemain-pemain belia menyembul semenjak FIFA menghukum Chelsea dengan larangan transfer selama setahun akibat menyuruh Kakuta memutus kontraknya dengan klub Prancis, Racing Lens.

Leeds mendesak Everton membayar kompensasi pada pihaknya dan telah membawa kasus ini ke Football League dan Premier League serta meminta digelarnya sebuah pengadilan tribunal.

"Saya berharap keputusan yang telah dijatuhkan FIFA kepada Chelsea bisa dilaksanakan. Itu akan mengirim pesan kepada pengadilan di Football League tentang kompensasi itu," kata Bates.

Dituduh seperti itu, Everton tegas-tegas menyangkal. Ketua Everton Robert Elstone bersikukuh bahwa klubnya masih bertindak dalam rel aturan dalam kasus transfer Garbutt.

"Kami sangat nyaman mengetahui bahwa kami mematuhi aturan dan kami senang Leeds memilih pengadilan untuk menentukan nilai yang adil," tukas Elstone.

Garbutt, bek berusia 16 tahun, belum pernah tampil membela tim senior Leeds. Garbutt mencuri perhatian saat tampil apik bersama di Piala Eropa U-17 bersama timnas Inggris.


( detiksport )
...



..::Read more::..

Kualifikasi Piala Dunia : Dua Gol Bunuh Diri Kaladze Menangkan Italia

..::Sunday, September 06, 2009::..


bilisi - Italia berhasil menekuk Georgia 2-0 di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010. Namun sepasang gol Azzurri di laga itu merupakan 'pemberian' Kakha Kaladze yang melakukan dua kali bunuh diri.

Dalam laga yang digelar di Lokomotiv Stadium, Minggu (6/9/09) pagi WIB itu Italia yang mengandalkan permainan melebar dari dua winger Mauro Camoranesi dan Marco Marchionni bermain tidak begitu menggigit.

Terlepas dari hal itu, raihan tiga angka ini memantapkan posisi Italia di puncak klasemen Grup 8 Kualifikasi Piala Dunia dengan poin 17.

Jalannya pertandingan Menghadapi Georgia yang di atas kertas bukan lawan sebanding, Italia mencoba mengambil inisiatif sejak awal. Fabio Cannavaro dan kawan-kawan mendominasi awal laga dan mengurung tuan rumah di daerah pertahanannya sendiri.

Namun duet Andrea Pirlo dan Angelo Palombo di pusat permainan Azzurri kurang luwes dalam mengembangkan permainan. Alhasil bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah.

Italia mendapat peluang di menit 14 melalui tandukan Camoranessi di depan gawang tuan rumah. Namun bola hasil sundulan gelandang Juventus itu masih belum menemui sasaran.

Tujuh menit kemudian Giorgio Chiellini hampir membuat tim tamu unggul jika saja tandukannya tidak melebar. Meski mendominasi permainan Italia tampak kesulitan melakukan tusukan langsung ke jantung pertahanan Georgia yang dikoordinir oleh Kaladze.

Sedangkan tuan rumah yang lebih banyak menumpuk pemainnya di belakang cenderung mengandalkan serangan balik. Di menit 32 Amiran Sanaia melepaskan tembakan jarak jauh namun masih dapat diamankan oleh Gianluigi Buffon. Skor imbang tanpa gol ini bertahan sampai berakhirnya babak pertama.

Keadaan tidak berubah banyak di awal babak kedua. Georgia yang sebelumnya bermain lugas mulai sedikit berani menahan bola lama.

Berulang kali serangannya dimentahkan Italia berhasil unggul di menit 56 melalui gol bunuh diri Kaladze. Pemain asal AC Milan itu salah mengantisipasi bola jauh dari Palombo dan malah tanpa sengaja menyundul bola ke gawangnya sendiri.

Mimpi buruk Kaladze rupanya belum berakhir. Ia kembali mengoyak jala timnya sendiri di menit 67.

JIka di gol pertama Kaladze melakukan keteledoran dengan kepala, kali ini ia menggunakan kakinya. Pemain berusia 31 tahun itu hendak membuang umpan silang yang masuk ke kotak penalti Georgia namun bola sepakan kaki kanannya malah melintir tajam ke gawangnya sendiri.

Unggul 2-0, Italia tampak sedikit mengendurkan tekanan. Pirlo yang merupakan pengatur serangan tim tamu lebih banyak membagi bola ke sisi lapangan daripada langsung mengirim umpan ke depan.

Fabio Quagliarella hampir menambah angka di menit 90 ketika tandukan jarak dekatnya membentur mistar gawang dan sempat menyentuh tubuh badan Bediashvili.

Hasil 2-0 untuk keunggulan Italia bertahan sampai wasit Marcin Borski meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.


Susunan pemain : Georgia: Bediashvili, Khizanishvili, Kaladze, Sanaia, Lobzhanidze, Kobiasvili, Khmaladze, Kenia, Razamadze (Tskitshvili '73), Ananidze, Dvalishivili

Italia: Buffon, Cannvaro, Zambrotta, Chiellini, Criscito, Marchionni, Pirlo, Camoranesi (Santon '73), Palombo (D'Agostino '62), Iaquinta, Rossi (Quagliarella'59). ( a2s / arp )
...



..::Read more::..

Tipis, Inggris Tekuk Slovenia


London - Inggris tampil tidak terlalu meyakinkan dalam laga ujicoba menghadapi Slovenia di London. Meski lebih menguasai pertandingan, pasukan Fabio Capello 'cuma' menang 2-1.

Dua gol yang membawa Inggris bersukacita di Stadion Wembley, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, dicetak oleh Frank Lampard dan Jermain Defoe. Satu gol tim tamu dicetak Zlatan Ljubijankic.

Pertandingan ini menjadi pijakan terakhir Inggris sebelum menghadapi Kroasia dalam laga krusial penyisihan Piala Dunia 2010 menghadapi Kroasia di tempat yang sama, Rabu (9/9).

Jalannya pertandingan
Inggris kali ini tampil dengan kekuatan penuh, termasuk John Terry yang kebugarannya sempat diragukan. Di lini depan, Wayne Rooney berpasangan dengan Emile Heskey jadi ujung tombak The Three Lions.

Menit ketiga pertandingan, para pendukung Inggris dibuat deg-degan ketika sebuah serangan balik Slovenia memaksa kiper Robert Green memegang bola di luar kotak penalti. Ia beruntung karena wasit tak melihat dan ia lepas dari hukuman.

Slovenia kembali mengancam di menit ketujuh. Zlatko Dedic mengirim umpan kepada Milivoje Nonakovic yang kemudia lari melebar saat Green menerjang. Sayang bagi tim tamu karena tendangan Nonakovic melambung tinggi.

Serangan Inggris nyaris menemui hasil di menit 22. Sebuah tendangan sudut disambut Terry dengan sundulannya tetapi si kulit bundar melabrak mistar gawang Samir Handanovic.

Sembilan menit berselang, Inggris akhirnya membuka skor melalui penalti Frank Lampard. Penalti dijatuhkan wasit setelah Bostjan Cesar didakwa menarik baju Rooney. Putusan itu mengundang protes pemain Slovenia.

Inggris kembali digagalkan gawang saat mendapatkan peluang di menit 35. Dari tendangan sudut, bola disundul Matthew Upson ke arah Rooney, tetapi tendangan kaki kiri Roo melabrak tiang gawang.

Di babak kedua, Inggris sudah tidak seleluasa menguasai pertandingan seperti di babak pertama. Masuknya Jermain Defoe, Aaron Lennon dan Michael Carrick di masa jeda tak terlalu membantu pasukan Capello.

Walau begitu, Inggris akhirnya memetik gol kedua di menit 63. Kerjasama Lennon dengan Defoe diakhiri oleh yang terakhir ini dengan tendangan terarah dari luar kotak penalti yang menembus jala Handanovic. 2-0 bagi tuan rumah.

Menit 72, Rooney berkesempatan menyumbangkan gol untuk timnya saat umpan Lennon diteruskannya dengan tendangan dari jarak dekat. Sial baginya, bola dibuang Matej Mavric di garis gawang.

Setelah terus mencoba menyerang, Slovenia akhirnya mendapatkan gol hiburan di menit 84. Sebuah umpan dari Nejc Pecnik dimanfaatkan dengan sempurna oleh Zlatan Ljubijankic dengan diving headernya untuk jadi gol.

Saat wasit meniup peluit panjang, skor akhir tetap berkedudukan 2-1 bagi kemenangan Inggris.

Susunan pemain
Inggris: Green, Johnson, Upson (Lescott 64), Terry, A, Cole, Wright-Phillips (Lennon 46), Lampard (Carrick 46), Barry, Gerrard (Milner 46), Rooney (C. Cole 80), Heskey (Defoe 46)

Slovenia: Handanovic, Brecko, Suler, Cesar (Mavric 34), Jokic, Radosavljevic (Krhin 77), Koren, Kirm (Stevanovic 78), Dedic (Pecnik 71), Birsa (Komac 65), Novakovic (Ljubijankic 55).


( detiksport)


...



..::Read more::..

BLOG STATS

Free Web Counter
HTML Counter Blog Ratings Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetMsn bot last visit powered by MyPagerank.Net Sports Blog RatingsDigNow.net

Followers

Blogger Template by ardi33.
Art Maker 1 Edited by ardi33's Template